SPMB dan UMPTN Akhirnya Disatukan

setelah sebelumnya 41 PTN keluar dari perhimpunan SPMB Nusantara, mulai tanggal 15 maret telah terjadi kesepakatan untuk menggabungkan kembali 41 PTN yang sebelumnya akan mengadakan UMPTN dan perhimpunan SPMB Nusantara, memang sebelumnya diakui oleh direktorat pendidikan tinggi bahwa SPMB bermasalah (Lihat detik news)

berikut berita selengkapnya dikutip dari rakyat lampung  tgl 15 maret 2008

JAKARTA–Calon mahasiswa baru yang akan mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak perlu bimbang lagi. Polemik seputar penyelenggaraan seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) berhasil diselesaikan oleh Departemen Pendidikan Nasional.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Fasli Jalal, melakukan pertemuan dengan pengurus Perhimpunan SPMB Nusantara. Pertemuan selama tiga jam di kantor Depdiknas itu berhasil menghasilkan solusi dari perpecahan penyelenggaraan SPMB.

’’Alhamdulillah, kedua pihak sudah bisa saling memahami. Saya optimis tidak akan ada dua kepanitiaan penerimaan mahasiswa PTN. Keduanya bisa disatukan lagi,’’ kata Dirjen Dikti Fasli Jalal tadi malam (14/3).

Perhimpunan SPMB Nusantara tadi malam datang dengan formasi komplit dipimpin Ketuanya Asman Boedisantoso. Menurut Fasli, perhimpunan SPMB akhirnya bisa memahami protes yang dilancarkan 41 rektor PTN yang berkumpul di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pekan lalu dan membentuk UMPT Nasional sebagai pengganti SPMB.

Dalam pertemuan itu Fasli menegaskan, kepada perhimpunan SPMB bahwa Departemen Keuangan dan Irjen Depdiknas tetap pada keputusan bahwa pungutan calon mahasiswa PTN harus masuk ke kas negara dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP). ’’Perhimpunan SPMB nusantara sepakat dengan konsep itu dan siap bersma-sama dengan 41 rektor PTN lainnya,’’ kata Fasli.

Ke-41 rektor yang menolak SPMB dan menggagas UMPT Nasional saat bertemu dengan Fasli di Denpasar, Senin (11/3) lalu juga menyatakan akan menerima kembali SPMB asalkan menjadikan pungutan mahasiswa sebagai PNBP. ’’Jadi sudah ada titik temunya,’’ kata Fasli.

Minggu depan, Fasli akan mengumpulkan dua pihak dalam rapat nasional membahas sistem nasional penerimaan mahasiswa baru PTN. Dalam rapat nasional itu akan dirumuskan sistem nasional yang akan berlaku. ’’Drafnya sudah ada. Kalau namanya mau SPMB atau UMPT Nasional nanti diserahkan ke peserta rapat,’’ kata Fasli.

Dalam mingu depan, Fasli optimis sudah ada kepastian soal penermaan mahasiswa baru di PTN. Sehingga masyarakat tidak perlu bingung lagi mendaftar melalui SPMB atau UMPT Nasional.(rakyat lampung)

semoga dengan selesainya konflik antara PTN dengan SPMB semakin menambah semangat calon mahasiswa untuk belajar dan tidak memikirkan konflik yang terjadi antara PTN dan SPMB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s